MASIBAS.MY.ID | Tanda Perubahan Wanita Setelah Melahirkan -Perubahan tubuh pada wanita baru saja melahirkan memang sulit untuk dihindari. Meskipun sekarang ini sudah banyak sekali fasilitas untuk mengembalikan tubuh
seperti semula, akan tetapi perubahan tubuh akibat kehamilan dan melahirkan biasanya tidak bisa kembali
seperti semula atau bersifat permanen. Setiap wanita yang sudah melahirkan
masing-masing mengalami perubahan yang berbeda-beda. Kadang ada wanita yang
tetap langsing meskipun sudah melahirkan, sebaliknya ada wanita yang langsung
menjadi gemuk setalah melahirkan.
| Perubahan Tubuh Setelah Melahirkan |
Berikut ini akan kami bagikan informasi seputar perubahan tubuh wanita
setelah melahirkan. Mari kita simak bersama…
1. KULIT
Bilur-bilur putih pada kulit atau disebut Stretch-marks biasanya muncul
setelah melahirkan. Terutama didaerah perut dan payudara. Bilur-bilur putih itu
disebabkan oleh peregangan kulit yang terlalu dalam dan cepat. Bilur-bilur
putih itu bisa hilang, tapi tentu saja kulit tidak bisa kembali normal. Selain
itu kulit juga akan kelihatan lebih hitam, terutama dileher dan atas bibir (Cloasma
atau Masker kehamilan). Sedangkan pada perut terdapat garis vertikal yang
disebut Line negra. Keduanya bisa muncul saat hamil dan akan memudar setelah
melahirkan, tapi pada beberapa wanita itu menetap. Tahi lalat lebih gelap dan
lebih lebar ketimbang saat belum melahirkan. Meskipun itu tidak berbahaya, tapi
jika perubahan tersebut menetap segera periksa ke Dokter.
2. MENSTRUASI
Jika pada saat belum melahirkan mentruasi Anda tidak teratur, biasanya
setelah melahirkan menjadi teratur. Hal ini di pengaruhi oleh perubahan
produksi hormon yang terjadi selama hamil. Selain itu bagi wanita yang sering
mengalami kram saat menstruasi biasanya tidak kram lagi setelah melahirkan. Hal
itu dikarenakan rahim yang memanjang akibat kehamilan dan menurunnya sejumlah
Reseptor prostaglandin ( kelompok asam-asam lemak hidroksi rantai panjang yang
memiliki hubungan secara kimiawi dan ada dalam tubuh secara alami). Selain itu
bagi Anda yang punya endrometriosis biasanya karena akan ikut menghilang dan
tidak menyakitkan lagi saat menstruasi. Hal ini karena selama masa kehamilan
tidak terjadi menstruasi dan itu bisa menghilangkan banyak luka dan membuang
endrometriosis Anda.
3. PINGGANG
Wanita yang pernah melahirkan mempunyai pinggang lebih besar daripada
yang belum. Hal itu terjadi karena beberapa lemak yang membantu produksi air
susu disimpan perut. Selain itu otot-otot pinggang juga mengendur saat hamil
dan persalinan. Tapi setiap wanita berbeda tergantung seberapa besar otot-otot
perut Anda meregang saat hamil. Dan otot-otot itu bisa kencang kembali dengan
melakukan Sit up.
4. KELENJAR GONDOK
Sekitar lima sampai sepuluh persen ibu melahirkan, aktivitas kelenjar
gondoknya bisa lebih atau kurang selama lima bulan setelah melahirkan. Jika
tubuh ibu yang baru melahirkan aktivitas kelenjar gondoknya berkurang maka dia
bisa mengalami hypothyroidism (berkurangnya aktivitas hormon tiroid), akibatnya
akan timbul rasa lelah yang berkepanjangan, lesu, sulit konsentrasi dan
depresi. Dan hal itu bisa mempengaruhi kondisi fisik dan emosi ibu yang baru
melahirkan pada saat dia merawat bayinya.
5. RAMBUT
Banyak wanita yang mengatakan bahwa rambut mereka lebih tipis setelah
melahirkan. Tipisnya rambut wanita yang baru saja melahirkan karena adanya
perubahan hormon, akibatnya rambut menjadi lebih mudah rontok dan ahirnya
tipis.
6. BERAT BADAN
Umumnya wanita yang baru melahirkan punya kelebihan berat badan.
Meskipun ada juga sebagian kecil wanita yang tidak mengalami hal itu. Pada
sebuah penelitian disebutkan bahwa wanita yang tidak punya anak punya kelebihan
berat badan 3 – 6.5 kg dalam 5 tahun, sedangkan wanita yang punya satu anak
punya kelebihan berat badan 5 – 9.5 kg.
7. TELAPAK KAKI
Perubahan telapak kaki yang menjadi lebih panjang dan lebar pada wanita
hamil disebabkan karena adanya kerja hormon yang diproduksi selama kehamilan
telah mengendurkan ikatan sendi tulang. Dan juga disebabkan adanya beban ekstra
yang harus diterima kaki selama sembilan bulan masa kehamilan.
8. TULANG
Massa tulang wanita yang baru melahirkan akan mengalami penurunan yang
bisa menyebabkan osteoporosis. Oleh sebab itu sangat di anjurkan bagi wanita
hamil untuk minum susu, yogurt, atau makan brokoli pada saat hamil dan menyusui
agar tidak kekurangan kalsium yang bisa mengakibatkan osteoporosis.
9. PAYUDARA
Selama kehamilan, kelenjar pada payudara tumbuh dan berkembang untuk
memenuhi tugasnya menghasilkan air susu. Dan ketika kelenjar itu menyusut,
payudara pun jadi lebih lunak, terkulai dan biasanya lebih kecil pada saat
menyusui. Hal itu sangat berbeda bentuknya pada saat sebelum kehamilan. Meski
demikian jika dilihat dari segi kesehatan menyusui sendiri bisa mengurangi
resiko terjadinya kanker payudara.
10. PINGGUL
Pada masa kehamilan, bagian tubuh pertama yang dipilih untuk menyimpan
lemak yang mendukung menyusui adalah pada pinggul. Apalagi jika kenaikan berat
badan Anda cukup banyak dan tidak kembali seperti semula, maka hanya ada
sedikit jaringan tipis yang mendukung pelebaran tulang panggul.
Demikian 10 perubahan tubuh wanita setelah melahirkan pada wanita, tapi
jika Anda rajin berolah raga dan melakukan pola makan yang benar, maka
kemungkinan tubuh anda bisa kembali seperti semula. Meskipun tidak semuanya
bisa sama seperti pada saat belum melahirkan. dari semua itu yang terpenting
adalah Anda dan bayi Anda tetap sehat, walaupun tubuh Anda mengalami perubahan.
Baiklah sahabat, itulah beberapa informasi tentang perubahan tubuh
wanita setelah melahirkan yang dapat kami sajikan untuk edisi kali ini. Dan tentunya, kami masih memiliki banyak informasi menarik lainnya yang
akan kami bagikan untuk Anda di edisi berikutnya…
Salam‼ ^_^
Comments